Jasa Pembersihan Kaca, ACP, Kramik Gedung Bertingkat, Cleaning Service, General Cleaning, Home dan Office Cleaning

Tuesday, May 17, 2016

Merawat dan Membersihkan Karpet

Karpet adalah salah satu dekorasi rumah yang dapat mempercantik ruangan. Akan tetapi di sisi lain, karpet merupakan ornamen yang rentan terlihat kotor. Berikut ini adalah seluk beluk membersihkan karpet yang jitu dan mudah dipraktekkan.
1. Bersihkan dengan vacuum cleaner secara rutin
Debu sangat mudah menumpuk di atas karpet. Semakin lama Anda menunda untuk membersihkan karpet, semakin banyak kotoran yang menumpuk. Oleh karena itu, sebaiknya sedot debu di karpet Anda minimal dua hari sekali agar selalu terlihat bersih.
2. Taburkan baking soda untuk menghilangkan bau
Bubuk baking soda dapat menyerap bau tak sedap di karpet Anda. Cukup taburkan baking soda secara merata di atas karpet, diamkan 30 menit, lalu gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sisa baking soda. Voila! Bau tak sedap di karpet Anda pun lenyap.
3.  Lenyapkan jejak kaki furnitur dengan es batu
Ketika  Anda memasang karpet di bawah tempat tidur atau meja, seringkali kaki-kaki furnitur itu meninggalkan bekas lekukan di karpet Anda. Untuk menghilangkan lekukan itu, Anda hanya perlu meletakkan es batu di bagian karpet yang berbekas, lalu biarkan es itu mencair. Setelah es mencair, gunakan tangan Anda untuk menyisir bagian yang terlekuk.
Ingat, jangan gunakan sikat karena bisa jadi malah merusak karpet Anda. Keringkan bekas es batu dan karpet Anda terbebas dari bekas lekukan.
4. Bersihkan noda membandel dengan cuka
Campurkan 2 sendok makan garam dengan setengah cangkir cuka. Oleskan larutan ini pada bagian karpet yang terkena noda. Setelah kering, gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sisa garam. Noda-noda di karpet Anda pun langsung bersih seketika.
5. Ubah posisi karpet minimal sebulan sekali
Bagian karpet yang terkena sinar matahari akan cepat pudar. Sementara itu, bagian yang sering dilalui orang akan lebih banyak terkena debu. Ubahlah posisi karpet minimal sebulan sekali agar warna karpet tidak belang dan lebih mudah dibersihkan secara merata.
6. Jaga warna tetap cerah dengan garam
Karpet yang terkena sinar matahari rawan menjadi kusam. Untuk mengawetkan warnanya, cukup gunakan air garam dan sikat halus. Sikat karpet Anda dengan arah berlawanan dari seratnya. Setelah itu, jemur karpet hingga benar-benar kering agar tak lembab dan berbau.
7. Balik posisi karpet bulu ketika dibersihkan
Karpet berbahan bulu tergolong lebih sensitif dibanding karpet berbahan lain. Jika tak berhati-hati, bulu-bulunya yang indah bisa berlepasan. Untuk membersihkannya, balik posisi karpet bulu sehingga bagian yang berbulu berada di bawah, lalu sedot debunya dengan vacuum cleaner. Hindari pula rumbai-rumbai di bagian tepinya karena sangat mudah rontok.
8. Manfaatkan alkohol untuk noda kuteks
Anda tak sengaja menumpahkan kuteks di atas karpet? Jangan panik. Cukup tuangkan alkohol ke bagian yang terkena kuteks dan lap menggunakan kain yang lembut. Lakukan berulang-ulang hingga noda kuteks memudar dan hilang.
9. Bersihkan bulu binatang dengan selotip
Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan, seringkali bulu-bulunya rontok dan mengotori karpet. Jika Anda tak memiliki vacuum cleaner untuk membersihkannya, Anda bisa memanfaatkan selotip. Potong selotip dengan panjang secukupnya dan tempelkan di atas karpet. Lepaskan selotip setelah beberapa saat dan bulu hewan peliharaan Anda pun ikut terlepas dari karpet.
Namun, tips ini tidak disarankan untuk karpet berbahan bulu karena kekuatan selotip dapat merusak bulu-bulu karpet Anda.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi kami,

Salam Sukses
Nusantara Cleaning